PSN di Setu Diwarnai Penanaman 10 Pohon Produktif
Kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di wilayah RW 03 Kelurahan Setu, Cipayung, Jumat (7/8), diwarnai dengan penanaman 10 pohon Sirsak dan Jambu Air. Kegiatan dipimpin Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto.
Belum terlambat untuk tetap melakukan program penghijauan,
Kusmanto mengatakan, program penghijauan ini salah satu bentuk perhatian pemerintah untuk masyarakat. Apalagi saat kemarau seperti saat ini, polusi udara dari debu cukup tinggi, sehingga perlu penghijauan lebih banyak lagi.
"Kita masih belum terlambat untuk tetap melakukan program penghijauan," kata Kusmanto.
Warga RW 05 Rawa Terate Gencarkan Penanaman Pohon ProduktifMenurut Kusmanto, penanaman pohon dilakukan di Kawasan ini karena daerahnya masih terlihat gersang. Diharapkan dengan penanaman pohon ini lingkungan menjadi hijau.
Ketua RW 03 Setu, Maah Setiawan menjelaskan, sejak 2025 hingga saat ini di wilayahnya sudah tertanam sekitar 3.000 pohon pelindung dan produktif.
Dari jumlah tersebut, 2.500 pohon merupakan bantuan dari Kementerian Kehutanan RI. Sisanya bantuan dari Rumah Zakat, CSR Mitsubishi dan Pemerintah Kota Jakarta Timur.
"Dengan banyaknya pohon yang ditanam, wilayah kami semakin hijau dan sejuk. Bahkan masih ada 200 pohon lagi yang akan kita tanam nantinya," kata Maah.
Selain menanam pohon, lanjut Maah, mereka juga sedang gencar membuat lubang biopori jumbo untuk menampung sampah organik dapur dari warga.
Dia menargetkan, setiap RT membuat lubang biopori minimal 10 lubang berdiameter 40 sentimeter dan kedalaman 80-100 sentimeter.
"Dari sembilan RT yang ada, tinggal dua yang belum membuatnya. Bulan ini keduanya sudah mulai membuat lubang biopori," tandasnya.